Friday, July 6, 2007

mati pikir

Ini susah juga, kalau mati pikir dialami untuk waktu yang lama. harus agak cerdas menganalisa, mengapa.

ada banyak kejadian yang harusnya bisa saya bagi cerita. entah tentang waralaba yang menghubungi saya untuk jelaskan kemajuan ruangan anti-rokoknya, entah tentang kumpul-kumpul teman seprofesi, entah tentang obrolan soal gemarnya para intelektual di kampus membodohkan diri mereka, entah tentang joroknya pengemudi kendaraan di kota ini, entah tentang tololnya saya membiarkan serentetan pertemuan berjalan membosankan.

tapi, saya nggak ngerti juga, kenapa pikiran seperti saluran mampet, gak keluar, padahal udah penuh, padahal udah diujung. kalau saja ini soal berak, pasti dongkolnya super. syukurlah ini cuma soal menulis.

saya sedang mencari penyebabnya, sayangnya, ini bukan semudah dulu saat saya mencari penyebab ketombe yang bisa muncul tiba-tiba padahal kemarinnya saya sudah keramas pakai shampoo anti ketombe cap kodok bunting. penyebab mati pikir ini susah dicari. lebih mudah mencari penyebab sakit kepala saya yang datang tiap dua menit sekali waktu saya lapar. ya, sakit kepala karena lapar, enak kan? reminder-nya bukan cuma kriuk-kriuk di perut saja. gak banyak orang yang punya kemewahan ini.

halah!! saya malah bisa menulis soal mati pikir sekarang. syukurlah.

No comments: