Tuesday, January 29, 2008

nikmatnya naik lion air


Nasihat saya pada anda yang memiliki tinggi lebih dari 170cm dan lingkar perut diatas kenormalan (baca: agak buncit, macam saya), sebaiknya urungkan niat anda menggunakan maskapai lion air, entah itu jenis pesawat terbaru, yaitu boieng 737-900er, ataupun jenis lainnya.
Karena, anda akan berhadapan dengan masalah ruang kaki yang amat-sangat terbatas (kalo gak mau dibilang gak muat). Dua kali pengalaman saya menggunakan armada terbang ini, saya harus menekuk kaki selama perjalanan berlangsung. Ya, saya memang duduk di kelas ekonomi, bukan di kelas eksekutif. Manalah saya punya uang untuk duduk disana.
Saran saya, pilih sriwijaya saja, walaupun pesawatnya butut, tapi anda nyaman duduk tanpa khawatir dengkul membiru terkena kursi di depan anda. Setidaknya pengalaman saya terbang ke Tarakan dengan Sriwijaya air bilang begitu.
Oh ya, anda juga harus siap dengan menu spesial Lion air yang menyenangkan, yaitu segelas air putih dalam kemasan, yang dibagikan dengan cara seolah-olah air dalam kemasan itu adalah makanan paling nikmat sedunia. Saya pikir, lebih jujur Airasia yang secara tegas menyampaikan bahwa makanan yang disediakan selama penerbangan tersedia dalam bentuk barang jualan. Lionair, untuk hal yang satu ini nampaknya bermain-main dengan selera penumpangnya.
Sekali lagi, untuk anda yang berbadan sedikit panjang dan besar, silahkan pikir beberapa kali sebelum menggunakan Lion air.

8 comments:

timpakul said...

pilih duduk di jendela emergensi aja... lebih luassss....

btw, sulit memilih penerbangan saat ini, semua bermasalah.. :-)

rahmat said...

sudah waktunya fitnes tuh....
untuk menormalkan lingkaran perut..
fitness yuk...

PASHA INSOMNIA said...

wah segitu parahnya ya....kalo gitu lion air harus bikin pemberitahuan di tiket nya....ibu hamil dan oom - oom tambun dilarang naik pesawat karena keterbatasan ruang....hihihi

tapi lion air pramugarinya oke2 tuh...rok nya juga seksi2...

Anonymous said...

setuju, sriwijaya memberikan ruang kaki yang lebih luas dan nyaman meskipun maskapai ini rata2 menggunakan pesawat yang sudah tua yaitu Boeing 737-200. pilihan lain dengan tarif yang cukup murah ya mandala.

untuk orang yang gemuk biasanya tidak diijinkan untuk berada di emergency window karena orang yang berada di emergency window itu harus fleksibel dan mampu membantu proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat..

nugrosh said...

hahahaha...
parah bgt kl gtu caranya...
dengkul bisa biru2..
hahaha

rika said...

kayak gimana ya??
coz belum pernak tuh naik kapal terbang
hehehe

panthom said...

update: udah mulai naik lion lagi.. karena menemukan jarak kursinya udah mulai nyaman...
sayangnya, barusan tadi pagi naik lion lagi, 737-900ER, kursi nomer 11... dengkul nempel lagi... adooohh!!!

Kita Bagi said...

Lebih milih garuda woii