Thursday, November 27, 2008

proyek babi senang

Ya, itu nama kegiatan. Proyek Babi Senang.
Ini gagasan sederhana, dimulai dari logika sederhana.

Bahwa babi hutan adalah favorit bagi mereka yang berdiam di sekitar hutan.
Mereka merasakan mulai sulitnya mencari babi hutan.

Logika sederhana, buatlah si babi hutan menjadi banyak. Bagaimana caranya?

Diternakkan? ah, bodoh! Daging babi ternak tak seenak babi hutan.
Terkekeh-kekeh mereka mendengar usulan soal perbanyak buatan itu.
"babi hutan bukan sapi", begitu mereka bilang.

Lagipula, pengalaman mereka membuktikan
bahwa babi hutan tak tahan diternakkan.
Stres, lalu pergi ke alam baka dengan cepat.

Lalu? Sederhana, perbanyak sumber pakan babi hutan.

Ah, sekali mendayung, dua puluh pulau terlewati.
Tanam saja pohon-pohon penghasil buah kesukaan si babi hutan,
biar mereka senang, gemuk dan beranak banyak.

Lalu pelihara saja sumber-sumber air minum mereka.
Biarkan saja pohon-pohon lapuk menghasilkan serangga dan ulat-ulat.
Supaya si babi hutan mudah makan, senang dan gembira.

Hm..
Supaya ada pohon, supaya ada serangga, supaya ada buah,
harus ada hutan.
Kalau begitu, hutan akan kami jaga,
Mereka tertawa-tawa membayangkan lucunya gagasan ini.
Lucu karena sederhana, tetapi penting buat mereka.

Pemikiran sederhana yang berdampak tak sederhana.
Simple, jika dibanding teori-teori tentang menyelamatkan hutan.
Jauh lebih action ketimbang lembaga-lembaga pembela lingkungan
dan konservasi yang cuma banyak slogan.

Pernah terpikir anda akan melakukan hal yang sama?
atau setidaknya mendukung gagasan sederhana ini?

Percaya atau tidak, gagasan ini berasal dari mereka,
tanpa workshop, tanpa embel-embel "bottom-up".
Asli dari mereka.

Lalu, kemana saja kita selama ini?

2 comments:

daniy! said...

Memang babi hutan sering menjadi musuh utama para petani dan peladang. Namun, seburuk-buruknya babi hutan, mereka juga bagian dari ekosistem. Jika mereka punah otomatis keseimbangan alam akan terganggu.

Anonymous said...

Udangnya di bawa ronny saja. jangan pajai tenda biar tidak panas. huaaahhh. brrr dong. hehe.... bingung kan?