Wednesday, March 23, 2011

Telkomsel; susahnya aktivasi layanan BIS dari HALO data


Update 21 Juli 2012: Keluhan ini sudah diterima, dan sedang diperiksa.  Begitu penjelasan dari @tselborneo yang sepertinya dengan lebih sigap merespon. Saya DM nomor HP saya. Dan, saya punya keluhan terbaru saya soal billing GPRS misterius yang membuat tagihan saya membengkak.  Mau tau hasilnya? baca disini.


****


Update 16 Juli 2012:  Ketika merespon twitt seorang teman pada tanggal 15 Juli 2012, @Telkomsel membalas twitt saya: "@ppriyandoko Mhn maaf,slhkan infokan detil kendala yg dialami, utk pngecekan lbh lnjut mhon konfrmsi ke cs@telkomsel.co.id Tks"
Barusan saya email ulang isi tulisan ini.  Kita lihat apakah ada respon dari Telkomsel, dan apa solusi yang disediakan.


****


Update 26 Maret 2011:  Saya ke Grapari, untuk ambil simcard baru untuk nomor lain yang hilang, status nomor utama saya masih priority :-).  

Tapi, ada pula muncul hal baru lainnya.  Saya baru tau kalau yang disebut aktif 1x24 jam itu maksudnya di hari kerja saja.  Aktivasi nomor baru pada hari Sabtu jam 15.30, artinya akan aktif pada hari Senin jam 15.30.  1x24 jam yang aneh! :-)



********


23 maret 2011






Sebenernya saya sudah hampir tak peduli dengan perubahan layanan yang saya terima dari Telkomsel ini.  Tetapi ke-takpeduli-an saya ini terusik lagi saat tadi siang saya menerima telepon dari +62111, nomor resmi layanan Telkomsel.
Suara merdu di seberang sana tidak masalah buat saya.  Yang menjadi masalah adalah saat ia mulai menjelaskan mengapa ia menelepon saya.  Petugas yang saya pikir pasti rupawan wajahnya ini berujar "...kami harus menjelaskan beberapa fitur dan layanan Telkomsel, karena Bapak adalah pelanggan baru.  Data kami menyebutkan Bapak baru berlangganan kartu Halo selama 1 bulan...".  Pitam saya kontan naik (bukankah biasanya kita sebutkan naik pitam?  apa sebenarnya si "pitam" ini ya? nantilah kita bahas pada tulisan yang lain).  Dengan tak kalah merdu, saya jelaskan pada petugas itu, bahwa saya telah menggunakan nomor kartu Halo ini sejak lebih dari sepuluh tahun lalu.  Ya, sepuluh tahun lalu, saat teknologi telepon selular masih baru di kenal (oleh saya.. hehe..).  Atau kata seorang profesor di kampus saya "masih kinyis-kinyis".  Walhasil, si pemilik suara merdu diseberang sana menjadi pendengar setia saya, dan kemudian mengakhiri pembicaraan dengan kalimat "saya akan sampaikan keluhan Bapak..", dan wassalam.

Kronologis dimulai pada Februari 2011, saat itu saya akan aktivasi layanan BIS (BlackBerry internet service) untuk nomor istri.  CS Grapari di Lembuswana, Samarinda, setelah periksa data di komputer bilang bahwa nomor yang saya sebutkan adalah HALO DATA, dan SEHARUSNYA tidak boleh dipakai untuk voice.   Maka, dimulailah kerumitan itu :-)