Bagaimana kok tiba-tiba muncul kembali suka pada Ike Nurjannah? Padahal rasanya sudah lama tak ingat lagunya? Kalau Anggun C Sasmi sih memang sudah disuka, overall pokoknya. Tapi, bagaimana menjelaskan kok tiba-tiba suka Tantri-Kotak? Apakah karena duet bersama Anggun, atau karena Anggun terang-terus bicara kalau nge-fans Tantri, sampai berkaca-kaca saat bertemu dengannya? Apapun yang disuka idola, maka kusuka juga. Begitu?
Entahlah. Jika saja Iwan Fals secara explisit (plus gesture) menyatakan menyukai seorang musisi muda, plus berkaca-kaca saat bertemu dengan sang musisi muda itu, maka sumpah mampus musisi muda itu akan menjadi idolaku juga, hidup-mati. Sayangnya, Iwan Fals tak pernah menangis untuk hal begitu (kulihat ia menangis hanya sekali, saat acara televisi, ditengah-tengah lagu "Willy", rupanya si "Willy" itu idolanya, sayang dia sudah mati, dan anehnya tak juga Willy ini menjadi idolaku).
Bagaimana bisa menjelaskan bahwa kesukaan ini tiba-tiba bermunculan? ah, tak perlu risau. toh tidak mengganggu stabilitas negara kesatuan republik ini. Pekerjaan jalan, tanggung jawab jalan, kesukaan baru tetap jalan. Selamat datang kembali Ike Nurjannah, Anggun C Sasmi. Dan selamat datang Tantri-Kotak. Senang bisa menikmati ragam lagu anda semua.
Buat Iwan Fals, tenang bos.. ente tetap numero uno!
Tiba-tiba, televisi menayangkan Ruth Sahanaya. Kesukaan lama muncul kembali. Selamat datang juga Ruth! (nunggu trigger saja, untuk kesukaan lama lainnya: Harvey Malaiholo)
Selamat malam, selamat menjalani hidup esok hari.
(41 menit menjelang akhir 7 Juni 2011).
0 comments:
Post a Comment