Sunday, September 4, 2011

Gajah Tua


Seperti gajah tua, katamu.
Diucapkan biasa saja, dengan senyuman.
seolah tiada beban yang menyertai kata itu..

Seperti gajah tua, katamu.
Berjalan menjauh dari koloni, 
Seolah koloni tak pernah berfikir tentang dirimu.

Seperti gajah tua, katamu.
Diam-diam saja, dengan badan besarnya.
Sebelum siapapun menyadarinya.

...

Kau bisa memilih, kawan...
menjadi gajah tua dungu,
atau menjadi gajah tua cerdas.
Ujung ceritamu, toh sama juga.

Persiapkan dengan cermat, 
itu kuncinya.

Lalu menjadilah gajah tua yang mengagumkan,
dengan gading yang bermakna, tak cuma berharga.

Tak penting bersusah payah menjelaskan mengapa.
Biarkan matahari kelak menjelaskan pada mereka, sobat.

[bengkuring, wanyi, september 2011]

1 comment:

fajar said...

blognya bagus :)