Sunday, November 27, 2011




sangsot

Kata ini paling sering digunakan oleh 
masyarakat Pontianak pada umumnya, terutama para ABG. 
Kata ini mempunyai arti bahwa ada ketidak beresan pada sesuatu, 
dengan kata lain adanya hal yang aneh pada sesuatu 
yang menjadi objek perhatian. 

Bisa berarti tidak jelas, bodoh, 
bahkan bisa berarti tidak waras atau sedikit gila. 
Kata ini biasanya ditujukan kepada seseorang 
atau benda yang jadi objek pembicaraan. 

contoh: "Sangsot kitak neh yang bace ni.. Masak ndak tau seh.."



Thursday, November 24, 2011

capek; tired; fatigue




capek = tired = fatigue

Fatigue (also called exhaustionlethargylanguidnesslanguorlassitude, and listlessness) is a state of awareness describing a range of afflictions, usually associated with physical and/or mental weakness, though varying from a general state of lethargy to a specific work-induced burning sensation within one's muscles. Physical fatigue is the inability to continue functioning at the level of one's normal abilities.[1][2][3] It is widespread in everyday life, but usually becomes particularly noticeable during heavy exercise. Mental fatigue, on the other hand, rather manifests in somnolence (sleepiness).
Fatigue is considered a symptom, as opposed to a medical sign, because it is reported by the patient instead of being observed by others. Fatigue and ‘feelings of fatigue’ are often confused.[4]
[source: wikipedia]

Sunday, November 20, 2011

Sunday, November 13, 2011

trust




Trust is both and emotional and logical act. 

Emotionally, it is where you expose your vulnerabilities to people, 
but believing they will not take advantage of your openness. 

Logically, it is where you have assessed the probabilities of gain and loss, 
calculating expected utility based on hard performance data, 
and concluded that the person in question will behave in a predictable manner.


Friday, November 11, 2011

back to default



apa itu back to default?
tidak ada arti yang khusus.
ini hanya soal bagaimana bersikap saja.

jika tidak lagi harus ada harapan,
jika tidak lagi harus berjuang,
jika tidak lagi harus berfikir diluar kotak jenuh,
maka, kembali saja pada standart,
kembali pada default.

referensi pada setting gadget-gadget, 
selalu membawa default sebagai comfort zone.
bahwa semua akan berjalan sesuai kemauan pabrik.
jika menemukan malfunction, tidak pusing,
reset saja, dan back to the factory setting,
alias back to default.

padahal, dalam "default", ada makna "fault",
yang bisa dengan lancang diartikan sebagai kesalahan.
pilihannya ada pada niat saja.

[11.11.11]
[1.24am, selepas ngantuk]