Friday, May 30, 2014

karena

karena soal sepele
jika dibanding soal mereka
karena soal temeh
jika dibanding soal remeh mereka

lalu aku sedang bersusah
padahal harusnya bersyukur
masih diberi banyak keindahan
bukan malah meratapi
sedikit kekurangan

karena soal sepele
jika dibanding soal mereka
karena soal temeh
jika dibanding soal remeh mereka

Tuesday, May 6, 2014

permainkan Tuhan

kau kira Tuhan menciptakan doa 
agar kau bisa celakakan umat-Nya
kau berdoa pada Tuhan atau setan?

ya, mungkin saja Tuhan mengabulkan
bukan karena kau dekat pada-Nya
tapi mungkin karena agar kau takabur
lalu semakin dekat pada setan.

kau kira Tuhan menciptakan doa 
agar kau bisa celakakan umat-Nya
kau berdoa pada Tuhan atau setan?

mungkin kau sedang permainkan Tuhan.

Saturday, May 3, 2014

untukmu

kamu, konsisten dengan pilihanmu,
berjuang untuk sejengkal hutan terakhir,
sendirian.

tak kuragukan niat dan tekadmu,
tak sedetikpun kuingkari hasil kerjamu,
tanpa harus dibuktikan,
tanpa harus dikumandangkan.

kamu datang dengan setumpuk persoalan,
tak bisa kau selesaikan,
bukan tangan tengadah kau sodorkan,
bukan pula dorongan punggung kau dilakukan.
mari, bersamaku menghadapi persoalan.
begitu katamu sambil tersenyum.

bagiku, tumpukan persoalan itu seperti tak berujung
bukan, mungkin juga karena menurutku 
harusnya bisa selesai, 
dengan barisan pendekar-pendekar lingkungan
yang sedang berperang disana.

aku mengumpat ketidakmampuanku
juga kepengecutanku 
atau mungkin keengananku
dengan segala persoalan yang kau sodorkan.
bayang-bayang kejadian kembali muncul dimata
perilaku mereka yang sama
penyiasatan oleh mereka yang sama
tipu-tipu yang sama
seperti ahli neraka yang berselimut ahli surga

aku mengumpat ketidakmampuanku
juga kepengecutanku 
atau mungkin keengananku
untuk berjalan bersamamu.

maaf, kawan..
aku korbankan dirimu

maafkan semua keengananku
untuk mengulangi mengarungi kejadian yang sama itu.

mungkin aku sudah terlanjur bodoh.

[untuk nuto, atas semua tetes darahmu di wehea]