Saturday, October 31, 2015

Bahlul dan Kambing Air

Karena penyakitnya,
dokter menyarankan si Bahlul tidak makan
semua daging hewan berkaki empat,
dan menyarankan hanya konsumsi jenis binatang air.  

Lalu esoknya Bahlul membeli seekor kambing, i
a potong ke-empat kaki kambing itu hidup-hidup
dan dilemparkannya ke sungai.  

Lima menit ia biarkan kambing itu sekarat,
lalu diangkat, dimasak dan dimakan.
Begitulah kita, sedemikian rupa memanipulasi
kondisi untuk memuaskan nafsu
untuk apa yang kita sebut sebagai kebenaran.
Bahkan dengan ironi sekalipun.

[ini soal cara beribadah itu, dan soal ramai share pengumuman mundur itu]