Monday, February 29, 2016

responmu soal plastik berbayar

dan membaca respon terhadap kebijakan tas plastik berbayar. 
yang protes membandingkan kemasan produk lambat urai lah, 
yang sok bodoh mau beli sejumlah tas plastiknya lah.

taukah kamu, kalau mendebat kasir
atau malah manager on duty itu
maka sama saja kamu 
mendebat ketololanmu sendiri.

kamu tolak bayar tas plastik itu
tapi tetap kamu ambil plastik itu,
maka sama saja kamu korbankan mereka,
mereka yang akan bayar plastikmu,
dari gaji mereka yang bakal dipotong.

lalu kamu bilang,
hanya dua ratus rupiah, tak apa.
tak apa gundulmu itu.
kalau mereka melayani seratus pembeli
macam kamu, maka berapa jumlahnya?

lalu, mudah pula berkata 
mending belanja di pasar tradisional,
tas plastik masih gratis,
jadi kita mendukung pedagang lokal
lalu dapat tas plastik gratis.
lagi, gundulmu itu.
memangnya itu tujuan program ini?

protes kebijakan soal plastik berbayar
bukan dengan cara tolol macam itu.
cerdaslah berbelanja,
seperti waktu kamu menunjukkan
kecerdasanmu pasang status sosmed.

bodoh kok dibagi-bagi :(

Thursday, February 18, 2016

sederhana saja

saya hanya ingin
membuat keluarga saya bahagia
anak-anak tidak terbeban dengan target-target
istri tidak terbeban dengan target-target
dan saya bisa menyediakan waktu, pikiran dan tenaga untuk mereka.

itu.

Monday, February 1, 2016

520, ODGT

kalau dulu ada istilah ODHA
itu singkatan dari orang dengan HIV/AIDS

maka dengan 520 kita bisa sebut
ODGT, ialah Orang Dengan Gula Tinggi.

tak ada yang perlu dilhawatirkan
yang penting jaga kesehatan
dengan jaga makanan dan minuman
olahraga teratur, jaga ritme istirahat.

ada keluarga yang jadi tanggungjawab
jadi harus mikir waras soal kesehatan.
tak ada ruang untuk sok-sok bisa
makan segala.

warning Tuhan jelas nyata.
apalagi?

520, anda adalah ODGT :)