Tuesday, November 15, 2016

kita berhak atas surga

Intan Marbun, bocah 3 tahun, berpulang pada 14 November 2016, setelah sehari sebelumnya menjadi korban ledakan di depan gereja, di Samarinda.
Setuju dengan Mahfud MD, surga tempat Intan, tak ada tawar menawar.

Kesedihan melanda, sosmed bertambah gerah.
Anehnya, semua tampak bersedih, dengan cara yang berbeda-beda.
Yang memang sejak awal lantang berbicara menyatakan dengan terbuka kepedihannya.
Yang menyesali pertikaian sosmed berbicara dengan sabar tentang petaka itu.
Yang diam dalam kesedihan, mencoba mengiriman sinyal kepedihannya diam-diam.

Tapi yang lebih aneh adalah saling membaca keraguan atas apa yang dituliskan.
Tak percaya bahwa kepedihan yang dimaksudkan.
Lebih percaya bahwa tafsir kalimat yang tertuliskan adalah pemojokan.
Lalu debat panjang lebar hingga hilang rasa duka cita, berganti pertikaian, lagi.

Sedemikian percaya pada tafsir diri sendiri, lalu cepat menilai bahwa
mereka yang menulis sedikit berbeda, adalah mereka yang tetap tak bersedih,
lalu merespon dengan kegusaran.
Gusar bertemu gusar, lalu selesai.

Yang biadab sih memang para penikmat kekacauan ini.
Yang memang bersenang-senang dengan jumlah klik dari hasil hasutan.
Yang memang sengaja menggaruk rupiah dari kesimpang-siuran.
Dan kita tetap bodoh, menari dalam irama mereka.

Intan Marbun berpulang dengan tenang, diiringi kepedihan.
Menjadi saksi atas kebodohan dan keegoan kita.
Lalu kita pikir kita semua berhak atas surga,
Hanya karena kita merasa menjadi satu-satunya
penafsir yang benar atas keyakinan kita kepada Tuhan.

Tuhan Maha Adil. 






Sunday, November 6, 2016

Satire

Ini satire tingkat tinggi...


#penistaan

politik

berulang setiap kali pilka(da, pres).
sesama kawan perang komentar, perang status.
yang tidak cukup dewasa, lalu perang dingin, belum nemu teman saling hajar sih. jangan lah.
komik dari @dbkomik ini bercerita.


dewasalah, kawan.
(saat kontroversi pernyataan Ahok soal Al Maidah 51)

Tuesday, November 1, 2016

baca lengkap

ditengah kekisruhan itu
penting untuk membaca secara lengkap.
lalu berpositif hati.


Itu saja.