Thursday, December 8, 2016

terima kasih atas kesempatan kedua

masa sih perkembangan itu begitu pelan?
kan yang dirasa yang harusnya diukur?
nyeri sudah berkurang,
kaku sih biasa.
nunggu tidak nyeri,
nunggu tidak kaku,
trus kapan mulainya?

kemarin, 7 des 2016,
lepas tongkat, lepas walker.
setelah latihan siang.
tanpa bantuan, dua tangan bebas bergerak.
serasa kembali ke dunia nyata.

ini soal dikasih kesempatan  
untuk merasakan situasi
yang dirasakan mereka
yang terbatas melangkah.

ini soal dikasih kesempatan kedua
untuk memperbaiki perilaku
memperbaiki cara berTuhan.
kesempatan itu jarang datang berulang.

masih dikasih kesempatan berjualan.
masih dikasih kesempatan berinteraksi dengan teman.
masih dikasih peluang kerja lama.

terima kasih, akan dicoba
untuk memanfaatkan 
waktu yang tersisa.

terima kasih
atas kesempatan kedua
yang Kau berikan.

[dari kemarin, tanpa tongkat, di rumah]


No comments: