Friday, October 13, 2017

wajah renta dan tanya itu

sebenarnya bukan cuma sekali ini,
wajah renta itu bercerita tentang 
sesuatu yang mengganggu hatinya.

tapi, berbeda kali ini. 
kalimat pendek keluar dari lelaki 
yang pernah menjadi pemanduku 
keluar dari jenuhnya gedung batu.

wajah renta itu berkata tanpa senyum:
“apakah saya hanya menjadi beban mereka?”

dan aku tak sanggup menatap wajahnya.
terus mengiang hingga kuputuskan 
menyampaikan pada seorang kawan. 
ya hanya seorang itu, 
yang kupikir mampu membantuku 
mencari cara menjawabnya.

wajah renta yang menyisakan bercak hidup itu 
terus membayangi, bersama pertanyaannya.

aku tak akan meninggalkanmu dalam sunyi, 
begitu lirihku. 
entah janji, entah sangsi.


(tj redeb - balikpapan, 13 oktober 2017)

No comments: